Okupansi Hotel di Bromo Meningkat

Sejak Status Turun Jadi Waspada

SUKAPURA - Menurunnya status Gunung Bromo menjadi waspada, langsung berpengaruh pada sektor pariwisata di kawasan Bromo. Penurunan status yang berujung  dengan dibukanya kawasan lautan pasir per 28 Februari itu, membuat kunjungan wisatawan mulai meningkat.

Okupansi hotel di Bromo pun menggeliat. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Jawa Timur Digdoyo Djamaluddin menjelaskan, selama seminggu terakhir, tingkat hunian hotel mencapai 60 persen. Naik 10 persen dibanding saat Gunung Bromo masih berstatus siaga.

Meski demikian, kata Yoyok, okupansi ini masih rendah dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Tahun  lalu, tingkat hunian berada di kisaran 70 hingga 80 persen. menurutnya,  masih rendahnya tingkat hunian hotel di kawasan Bromo disebabkan  dua faktor utama.

Baca selengkapnya

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.