Penelpon Misterius Tanya Sengketa Tanah
KASUS pelemparan bahan peledak (handak) ke rumah Fatthurokhman, mantan kepala desa (kades) Nogosaren, Kecamatan Gading, kemarin masih menjadi misteri. Belum diketahui pasti motif pelemparan bom ikan alias bondet tersebut.
Namun, Fatthurokhman mengaku, beberapa hari sebelum rumahnya dibondet, ia sempat ditelepon oleh orang tak dikenal. Hal itu diungkapkanya saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di rumahnya, kemarin. Fatthurokhman mengaku, penelpon gelap itu sempat menanyakan masalah sengketa tanah sewaktu dia menjabat sebagai kades pada periode 2003-20 09.
Tidak ada komentar: